Pelatihan Pemandu Wisata Lokal di Kampung Wisata Saribu Gonjong
Sari
Kampung Wisata Saribu Gonjong memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Untuk mendukung pengembangan tersebut, diperlukan keberadaan pemandu wisata lokal yang kompeten dan profesional sehingga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada wisatawan serta meningkatkan jumlah kunjungan ke destinasi ini. Selain berperan dalam mendukung perkembangan pariwisata, profesi pemandu wisata lokal juga dapat menjadi alternatif mata pencaharian yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini memperoleh data melalui wawancara langsung dengan pemandu wisata lokal yang beraktivitas di Kampung Wisata Saribu Gonjong. Hasil wawancara menunjukkan bahwa keberadaan pemandu wisata lokal telah memberikan kontribusi dalam melayani wisatawan, namun kegiatan pemanduan yang dilakukan masih belum sepenuhnya memenuhi standar kompetensi pemandu wisata yang berlaku. Sebagian besar pemandu menjalankan tugasnya berdasarkan pengalaman dan inisiatif pribadi dengan mengutamakan nilai-nilai keramahan, kesopanan, dan sikap yang baik dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pemandu wisata lokal di Kampung Wisata Saribu Gonjong masih memerlukan berbagai program pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme mereka. Selain itu, dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk pendampingan dan masukan yang konstruktif juga diperlukan agar kualitas pelayanan pemanduan dapat terus berkembang dan mampu mendukung pengelolaan Kampung Wisata Saribu Gonjong secara berkelanjutan.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Aneka, Noor Lindawati, 2008, Dampak Pengembangan Pariwisata Dan Proses
Anggraeni, Rita. 2017. Perilaku Pemandu Wisata Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pt. Narasindo Tour And Travel. Universitas Sumatera Utara Medan
Antariksa, 2009. Makna Budaya dalam Konservasi Bangunan dan Kawasan. http://antariksaarticle.blodspot.com. Diunduh 27 November 2013
Arida, Nyoman.S, 2011. ‘Strategi Alternatif untuk Keberlanjutan Pariwisata Bali’ dalam Pariwisata Berkelanjutan dalam Pusaran Krisis Global. Denpasar: Udayana University Press.
Badan Pusat Statistik. Berita Resmi Statistik. Oktober 2013. “Perkembangan Pariwisata dan Badan Transportasi Nasional”. Jakarta
Burn, P and Holder, A. 1997. “Tourism: A New Perspective “Prestige Hall International Hampstead
Dessler. 2017. Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan. Jakarta
Herdiansyah. 2014. Jenis Penelitian. Denpasar: Udayana University Press.
Dewi. 2011. Pemandu Wisata atau Pramuwisata. Diakses dari https://betetsays.blogspot.com/2011/04/pemandu-wisata.html
Maflukha, A. 2018. Manajemen Strategi. Tanggerang: PT Matana Publising Utama
DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v4i1.8343
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed by:
Supported by Association




