AKIBAT HUKUM GAGALNYA PELUNASAN HARGA TANAH DALAM AKTA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) (Studi Putusan No. 7/Pdt.G/2024/PN Byl)
Sari
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Afifah, F., Hadi, F., & Gandrayani, F. (2025). Konsep hak milik, hak guna usaha, hak guna bangunan dan hak pakai dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960. Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra, 3(2), 115–127. https://doi.org/10.38156/jihwp.v3i2.326
Ahmad, N. A., Miru, A., & Ratnawati. (2023). Akibat hukum pembatalan perjanjian pengikatan jual beli oleh ahli waris karena wanprestasi. El-Iqtishady, 5(1), 132–142. https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.vi.39440
Ali, M., & Hifni, M. (2025). Analisis yuridis terhadap pengesampingan Pasal 1266 KUH Perdata dalam kasus pengakhiran suatu perjanjian karena terjadinya wanprestasi. Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(4). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i4.877
Amalia, N. V. (2021). Jual beli tanah dalam hukum tanah atas akta perjanjian pengikatan jual beli bertingkat yang dibuat oleh notaris. Notaire, 4(2), 217–234. https://doi.org/10.20473/ntr.v4i2.26119
Amirudin, A., & Fidhayanti, D. (2025). Ratio decidendi of judges’ decisions on the use of foreign language agreements in Indonesia. Journal of Judicial Review, 27(1), 23–50. https://doi.org/10.37253/jjr.v27i1.10405
Ayuningsih, N., et al. (2025). Problematika asas kebebasan berkontrak dalam perancangan kontrak jual beli: Telaah terhadap posisi tawar para pihak. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora, 2(4), 23–39. https://doi.org/10.62383/progres.v2i4.2656
Embon, C. F., & Primantari, A. A. A. (2025). Tanggung jawab debitur terhadap wanprestasi perjanjian utang piutang berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jurnal Media Akademik, 3(10), 1–17. https://doi.org/10.62281/41ay1635
Kesumawardhani, A. B., & Silviana, A. (2025). Pertanggungjawaban notaris terhadap pembuatan akta perjanjian jual beli tanah yang tidak memenuhi syarat formil. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 5(1), 201–209. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i4.3109
Kurniawan, K., & Handayani, S. W. (2025). Kepastian dan keadilan hak atas tanah di Indonesia analisis komprehensif hak atas tanah di Indonesia: Dasar hukum, karakteristik, dan tantangan kontemporer. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(5), 6950–6962. https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2328
Mandacan, W. E. (2025). Akibat hukum dari wanprestasi dalam kontrak perjanjian hukum perdata Indonesia. Lex Crimen, 14(2), 1–13. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexcrimen/article/view/65033
Mugiati. (2022). Analisis yuridis kepastian hukum perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) atas tanah. Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 8(1), 32–52. https://doi.org/10.35194/jhmj.v8i1.2099
Nasution, E. R. (2024). Mendesain penulisan ilmiah dalam penelitian hukum. CV. Eureka Media Aksara.
Nasution, E. R., Bima, M. A., & Rahayu, R. (2024). Nuansa keadilan dalam Undang-Undang Perkawinan: Sebuah kajian filosofis Pancasila. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 16585–16601. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.15424
Ningtyas, D. C. A. (2023). Hak atas tanah sebagai dasar pembuktian bagi pemiliknya dalam hukum agraria yang di dasari UUPA. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 3(1), 28–35. https://doi.org/10.69957/cr.v3i01.698
Normawati, D., & Maulida, I. (2019). Perlindungan hukum bagi pemilik tanah yang tertutup dalam memperoleh akses jalan ditinjau dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria. Hukum Responsif, 10(2), 67–75. https://doi.org/10.33603/responsif.v10i2.5060
Nurdianto, F. T. (2018). Pembayaran ganti rugi oleh debitur kepada kreditur akibat wanprestasi dalam perjanjian berdasarkan Pasal 1236 KUHPerdata. Lex Et Societatis, 6(7), 58–65. https://doi.org/10.35796/les.v6i7.21605
Octariani, V. A., Sigit, A. P., & Lukman, A. (2021). Pembatalan akta perjanjian pengikatan jual beli ruko akibat wanprestasi. Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 10(2), 173–186. https://doi.org/10.28946/rpt.v10i2.1452
Paramita, A. R., Yunanto, & Hendrawati, D. (2016). Wanprestasi dalam perjanjian pengikatan jual beli tanah dan bangunan (Studi penelitian pada pengembang kota Semarang). Diponegoro Law Journal, 5(3), 1–12. https://doi.org/10.14710/dlj.2016.12507
Prasetyo, K. A., Suharto, R., & Badriyah, S. M. (2025). Perlindungan hukum kepada penjual dalam hal terdapat wanprestasi pembeli pada perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) atas tanah dan bangunan (Studi kasus putusan Mahkamah Agung Nomor 615 K/Pdt/2021). Diponegoro Law Journal, 14(4). https://doi.org/10.14710/dlj.2025.53366
Putri, A. A., & Gultom, E. (2025). John Rawls’ theory of justice in the perspective of shareholder rights protection. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 4(1), 289–303. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i1.4326
Sakuntala, P. A. M. (2024). Analisis yuridis pembeli yang wanprestasi terhadap kesepakatan pembayaran akta perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) tanah dan bangunan (Studi kasus putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1650/K/Pdt/2015). Jurnal Akta Notaria.
Susilo, E., & Negara, D. S. (2025). Ratio decidendi dan obiter dictum: Evolusi konseptual pertimbangan hakim dalam putusan pidana Indonesia. Negara Hukum, 16(2), 165–181. http://dx.doi.org/10.22212/jnh.v16i2.5049
Urbanisasi, & Octavia, E. (2026). Ganti rugi sebagai akibat wanprestasi berdasarkan Pasal 1243 KUHPerdata. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 13(1), 19–23. https://doi.org/10.31604/jips.v13i1.2026.19-23
DOI: https://doi.org/10.31869/plj.v10i1.8204
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed By :



Faculty of Law Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Jl. By Pass Aur Kuning, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.
Pagaruyuang Law Journal is licensed under CC BY-NC-ND 4.0
