Pengembangan Model Family Boster Berbasis Micro Skill Pada Cargiver Pasien Skizofrenia Dalam Menjegah Kekampbuhan Diwilayah Kerja Puskesmas Anak Air Padang

Anisa Febristi, Nicen Suherlin, Dian Rahmi, Nayla Putri Adriani, Tiara Amanda

Sari


Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang berisiko mengalami kekambuhan dan membutuhkan perawatan berkelanjutan dengan keterlibatan keluarga sebagai caregiver utama. Keterbatasan pengetahuan, keterampilan komunikasi, pengelolaan perilaku, strategi coping, serta kemampuan mengenali tanda dini kekambuhan menjadi tantangan dalam perawatan pasien di rumah. Model Family Booster Berbasis Micro Skill dikembangkan sebagai intervensi keluarga yang mengintegrasikan edukasi, pelatihan keterampilan praktis, pendampingan, dan pemantauan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Model Family Booster Berbasis Micro Skill terhadap peningkatan kemampuan caregiver dalam merawat pasien skizofrenia.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one-group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang dengan melibatkan 28 caregiver pasien skizofrenia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilaksanakan melalui edukasi, pelatihan komunikasi terapeutik, pengawasan pengobatan, manajemen perilaku, pengelolaan stres, serta pengenalan tanda dini kekambuhan yang diperkuat melalui booster session, pengingat berbasis WhatsApp, dan pemantauan selama delapan minggu. Pengumpulan data menggunakan instrumen KAST, FCQ–Positive Communication, Family Questionnaire, F-COPES, checklist observasi micro skill, dan EWS-CP versi caregiver. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test atau Wilcoxon sesuai distribusi data.

Berdasarkan data, hasil analisis menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 9,29 menjadi 13,89, komunikasi terapeutik dari 14,18 menjadi 18,79, coping keluarga dari 93,82 menjadi 99,07, keterampilan manajemen perilaku dari 11,18 menjadi 20,64, serta kemampuan mengenali tanda dini kekambuhan dari 9,96 menjadi 13,64. Sementara itu, skor expressed emotion mengalami penurunan dari 51,18 menjadi 42,14, yang menunjukkan kecenderungan berkurangnya ekspresi emosi negatif caregiver. Hasil analisis bivariat menunjukkan perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi pada seluruh variabel dengan nilai p<0,001, kecuali coping keluarga (p=0,008).

Model Family Booster Berbasis Micro Skill menunjukkan potensi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan caregiver, memperbaiki komunikasi terapeutik, menurunkan expressed emotion, serta meningkatkan kemampuan mengenali tanda dini kekambuhan pasien skizofrenia. Pendekatan yang mengintegrasikan latihan keterampilan praktis, penguatan berulang, dan pendampingan berkelanjutan berpotensi dikembangkan sebagai intervensi keperawatan jiwa berbasis keluarga di pelayanan kesehatan primer. Namun, penelitian dengan kelompok kontrol dan pemantauan jangka panjang diperlukan untuk memastikan efektivitas intervensi, khususnya terhadap kejadian kekambuhan pasien.

Kata kunci: Skizofrenia; Family Booster; Micro Skill; Caregiver; Komunikasi Terapeutik; Pencegahan Kekambuhan.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Awad AG, LNPV. The burden of schizophrenia on caregivers: a review. PharmacoEconomics. 2008;26(2):149–62. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18198934/

Caqueo-Urízar A, Gutiérrez-Maldonado J, Miranda-Castillo C. Quality of life in caregivers of patients with schizophrenia: A literature review. 2009;5:1–5.

Charlson FJ, Ferrari AJ, Santomauro DF, Diminic S, Stockings E, Scott JG, et al. Global epidemiology and burden of schizophrenia: Findings from the Global Burden of Disease Study 2016. 2018;44(6):1195–203.

Chow JYA, Yeo YTT, Goh YS. Effects of psychoeducation on caregivers of individuals experiencing schizophrenia: A systematic review and meta-analysis. Int J Ment Health Nurs. 2024;33(6):1962–87. Available from: https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/inm.13421

Falloon IR, Boyd JL, McGill C. Family care of schizophrenia: A problem-solving approach to the treatment of mental illness. 1984. Available from: https://www.amazon.com/Family-Care-Schizophrenia-Problem-solving-Treatment/dp/089862049X

Febristi A, Suherlin N, Saputra N. Efektifitas penggunaan aplikasi Perawat Sahabat Keluarga menuju Continuity of Care (Persaga Con-Care) pada keluarga pasien gangguan jiwa skizofrenia. 2026;20(2):226–38.

Gleeson JF, McGuckian TB, Fernandez DK, Fraser MI, Pepe A, Taskis R, et al. Systematic review of early warning signs of relapse and behavioural antecedents of symptom worsening in people living with schizophrenia spectrum disorders. Clin Psychol Rev. 2024;107:102357. Available from: https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0272735823001150

Goals SD. World Health Statistics. 2022.

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2021.

Lucksted A, McFarlane W, Downing D, et al. Recent developments in family psychoeducation as an evidence-based practice. J Marital Fam Ther. 2011;38(1):101–21.

Magaña SM, Ramírez García JI, Hernández MG, Cortez R. Psychological distress among Latino family caregivers of adults with schizophrenia: The roles of burden and stigma. 2008;58:378–84.

Ma’ruf A, Indrayani YA, Wardah. Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.

Masyarakat DP dan PK. Panduan Penelitian dan Pengabdian. Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; 2026.

Nursalam. Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis. Jakarta Selatan; 2015.

Okafor AJ, Monahan M. Effectiveness of psychoeducation on burden among family caregivers of adults with schizophrenia: A systematic review and meta-analysis. Nurs Res Pract. 2023;2023:1–16. Available from: https://www.hindawi.com/journals/nrp/2023/2167096/

Ott DL. Social learning theory. In: Elgar Encyclopedia of Cross-Cultural Management. 2024. p. 133–4.

Padang DKK. Laporan tahunan tahun 2021 edisi 2022. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang; 2022.

Padang DKK. Laporan tahunan tahun 2022 edisi 2023. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang; 2023.

Padang DKK. Laporan tahunan tahun 2023 edisi 2024. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang; 2024.

Pan Z, Li T, Jin G, Lu X. Caregiving experiences of family caregivers of patients with schizophrenia in a community: A qualitative study in Beijing. BMJ Open. 2024;14(4). Available from: https://bmjopen.bmj.com/lookup/doi/10.1136/bmjopen-2023-081364

Pharoah F, Mari J, Rathbone J, Wong W. Europe PMC Funders Group. 2014;(12).

Pitschel-Walz G, Leucht S, Bäuml J, Kissling W, et al. The effect of family interventions on relapse and rehospitalization in schizophrenia: A meta-analysis. Schizophr Bull. 2001;27(1):73–92.

Rahmi D, Rikayoni, Febristi A. Family psychoeducation sebagai upaya mengurangi stigma pada keluarga orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Pauh Padang. 2014:99–103.

Rahmi D, Rikayoni, Febristi A. Studi fenomenologi terhadap pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa di rumah. 2025;20(1):11–22.

Rus-Calafell M, Urzúa A, Escudero J. The role of family therapy in the management of schizophrenia: Challenges and solutions. 2015:145–51.

Ser-P. Disseminating best practices for bipolar disorder treatment in a correctional population. 2010;61(9):5–7.

Shadish WR, Cook TD. Experimental and quasi-experimental designs for generalized causal inference.

Sin J, Gillard S, Cornelius V, Chen T, Henderson C. Effectiveness of psychoeducational interventions for family carers of people with psychosis: A systematic review and meta-analysis. Clin Psychol Rev. 2017;56:13–24. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.cpr.2017.05.002

Sustrami D, Yusuf A, Fitryasari R, Suhardiningsih AVS, Arifin H. Determinants of burden in family caregivers of individuals with schizophrenia: A systematic review. J Psychosoc Nurs Ment Health Serv. 2023;61(2):38–43. Available from: https://journals.healio.com/doi/10.3928/02793695-20220804-02

W C, Bressington MD, Mou H. Family-based interventions versus standard care for people with schizophrenia. 2024;10.

World Health Organization. World Health Statistics: Monitoring Health for the SDGs. Geneva: World Health Organization; 2019.

Yusuf A, Fitryasari, Nihayati H. Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa. 2015:1–366.




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i2.8746

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

INDEXED BY :

   
   


Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. 
Email : lppmumsb@gmail.com



Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.