Evaluasi Pengembangan Potensi Wisata Ayia Angek Melalui Pendekatan 4a (Attraction, Accessibility, Amenity, Dan Ancillary) Di Nagari Muaro Paiti Kabupaten Lima Puluh Kota

Eddi Novra, Sylvi Nezi Azwita, Winda Diana, Wahyuni Novela

Sari


Objek wisata Ayia Angek di Nagari Muaro Paiti merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Namun, pengembangan destinasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala sehingga potensinya belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengembangan potensi wisata Ayia Angek menggunakan pendekatan 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemerintah nagari, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek attraction memiliki potensi yang tinggi berupa sumber air panas alami yang unik dan lingkungan alam yang masih asri. Namun, aspek accessibility masih terkendala oleh keterbatasan petunjuk arah dan kualitas akses menuju lokasi. Pada aspek amenity ditemukan keterbatasan fasilitas pendukung seperti toilet, tempat ibadah, tempat sampah, dan pusat informasi wisata. Sementara itu, aspek ancillary menunjukkan bahwa kelembagaan pariwisata melalui Pokdarwis telah berjalan namun belum optimal dalam pengelolaan dan promosi destinasi. Penelitian merekomendasikan peningkatan fasilitas wisata, penguatan kapasitas kelembagaan, pengembangan promosi digital, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta guna mendukung pengembangan wisata Ayia Angek secara berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, Potensi Wisata, 4A Pariwisata, Community Based Tourism, Ayia Angek.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Butler, R. W. (1980). The concept of a tourist area cycle of evolution: Implications for management of resources. Canadian Geographer, 24(1), 5–12. https://doi.org/10.1111/j.1541-0064.1980.tb00970.x

Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2018). Tourism: Principles and practice (6th ed.). Pearson Education.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2019). Pengantar ilmu pariwisata. Andi.

Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. REST Project.

Suwantoro, G. (2014). Dasar-dasar pariwisata. Andi.

UNWTO. (2023). Tourism highlights 2023 edition. United Nations World Tourism Organization.

Yoeti, O. A. (2017). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. Pradnya Paramita.




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i2.8298

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

INDEXED BY :

   
   


Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. 
Email : lppmumsb@gmail.com



Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.