Identifikasi Fraksi Aktif Antibakteri dari Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb.)
Sari
Gambir (Uncaria gambir Roxb.) merupakan tumbuhan famili Rubiaceae yang mengandung senyawa polifenol, terutama katekin dan tanin, yang berpotensi memberikan aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi daun gambir serta menentukan fraksi yang paling aktif. Penelitian dilakukan melalui ekstraksi maserasi menggunakan metanol, dilanjutkan fraksinasi cair-cair menggunakan n-heksana, kloroform, etil asetat, dan air. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram terhadap Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, dan Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi 10, 50, 100, 150, dan 200 mg/mL, dengan kloramfenikol 10 mg/mL sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi daun gambir memiliki aktivitas antibakteri terhadap ketiga bakteri uji, sedangkan terhadap P. aeruginosa aktivitas hanya terlihat pada fraksi etil asetat dan air. Fraksi etil asetat memberikan daya hambat paling luas terhadap P. acnes sebesar 20,2 mm pada 150 mg/mL, S. epidermidis sebesar 12,1 mm pada 100 mg/mL, dan P. aeruginosa sebesar 8,3 mm pada 200 mg/mL. Pada pengujian konfirmasi terhadap P. acnes pada 200 mg/mL, fraksi etil asetat menghasilkan diameter daya hambat rata-rata 14,4 mm dengan kategori kuat. Uji one-way ANOVA menghasilkan p = 0,000 (α = 0,05), menunjukkan adanya pengaruh perlakuan ekstrak/fraksi yang signifikan terhadap diameter daya hambat P. acnes.
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.31869/ijpr.v6i1.8472
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indonesian Journal of Pharmaceutical Research (IJPR) | e-ISSN 2776-5075
Published by Faculty of Pharmacy, Muhammadiyah University of Sumatera Barat
indexed by:




Indonesian Journal of Pharmaceutical Research is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License





