Dampak Video Edukasi terhadap Tingkat Pemahaman Penggunaan Antibiotik di Kecamatan Kampar Utara
Sari
Penggunaan antibiotik yang tepat diperlukan untuk menjamin efektivitas terapi dan meminimalkan risiko resistensi antibiotik. Media edukasi, khususnya video, dapat mempermudah penyampaian informasi kesehatan dan meningkatkan pemahaman masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak video edukasi terhadap tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik di Kecamatan Kampar Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur terhadap 15 informan dari berbagai kelompok usia dan latar belakang pekerjaan. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan Health Belief Model (HBM), Theory of Planned Behavior (TPB), dan Social Cognitive Theory (SCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa video edukasi memberikan dampak positif terhadap pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang tepat, meliputi penggunaan sesuai resep dokter, aturan dosis yang benar, dan pentingnya menyelesaikan pengobatan. Video edukasi juga mendorong sikap yang lebih hati-hati, patuh, dan rasional dalam menggunakan antibiotik. Namun, ditemukan beberapa hambatan, terutama pada informan usia lebih tua dalam memahami istilah medis dan mengikuti kecepatan penyampaian video. Kesimpulannya, video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan, persepsi, dan sikap masyarakat terhadap penggunaan antibiotik secara rasional di Kecamatan Kampar Utara.
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.31869/ijpr.v6i1.8461
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indonesian Journal of Pharmaceutical Research (IJPR) | e-ISSN 2776-5075
Published by Faculty of Pharmacy, Muhammadiyah University of Sumatera Barat
indexed by:




Indonesian Journal of Pharmaceutical Research is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License





