KAJIAN PRODUK PARIWISATA BERBASIS ASPEK 4A DI KAWASAN POHON SERIBU PANTAI SASAK KABUPATEN PASAMAN BARAT
Sari
Kawasan Pohon Seribu Pantai Sasak merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki potensi alam dan buatan yang cukup menarik, namun belum dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kondisi produk pariwisata yang tersedia di kawasan tersebut berdasarkan empat komponen utama, yaitu attraction, accessibility, amenities, dan ancillary service (4A), serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam kepada pemangku kepentingan, dan penyebaran kuesioner kepada sepuluh orang pengunjung. Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek atraksi masih bertumpu pada keindahan alam pantai dan aktivitas wahana sederhana; aksesibilitas terkendala oleh kondisi jalan yang rusak dan absennya transportasi umum; fasilitas pendukung belum memadai, khususnya pada aspek mushala, area parkir, dan informasi wisata; serta layanan tambahan seperti ATM dan akomodasi masih sangat terbatas. Kendati demikian, pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus untuk pembangunan infrastruktur dasar. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan terpadu yang melibatkan masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan sektor swasta demi meningkatkan daya tarik dan kenyamanan kawasan wisata ini secara berkelanjutan.
Referensi
Buhalis, D. (2000). Marketing the competitive destination of the future. Tourism Management, 21(1), 97–116.
Moleong, L. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Middleton, V. T. C., & Clarke, J. (2001). Marketing in Travel and Tourism (3rd ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.
Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: C.V. Andi Offset.
Sofyan, A. M., & Noor, A. A. (2016). Perancangan Konten Aplikasi Travel Guide Berbasis Android Menggunakan Identifikasi Komponen Pariwisata 6A. 7th Industrial Research, Workshop, and National Seminar, 161–165.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Suwantoro, G. (2004). Dasar-Dasar Pariwisata (2nd ed.). Yogyakarta: Andi Offset.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Zakaria, F., & Suprihardjo, R. D. (2014). Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisata di Desa Bandungan Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Jurnal Teknik Pomits, 3(2), C245–C249.
DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v2i1.8328
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times PDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed by:
Supported by Association




