Pancasila Sebagai Kesepakatan Bangsa Indonesia Dan Relevansinya Terhadap Konsep Darul Ahdi Wa Syahadah

Romi Saputra, Desminar Desminar, Suci Prayola

Sari


Pancasila sebagai dasar negara indonesia merupakan salah satu dari kesepakatan yang dilahirkan oleh para pendiri bangsa, disamping itu bhinika tunggal ika sebagai semboyan negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, dan UUD 1945 sebagai konsitusi. Kesepakatan dimaknai tidak hanya sebuah dokumen perjanjian, akan tetapi ia merupakan kerelaan hati untuk hidup bersama karena satu keyakinan bahwa perbedaan tidak akan mungkin dihindarkan, akan tetapi disebalik perbedaan itu menyimpan kesamaan untuk membangun kebersamaan, hidup berdampingan bergandengan tangan membangun dan memajukan kehidupan bangsa. Melalui Muktamar Muhammadiyah ke 47 yang dilaksanakan di Makasar tahun 2015 menguatkan negara pancasila sebagai negara kesatuan adalah darul ahdi wa syahadah, artinya negara pancasila yang ada saat ini tidak dilahirkan secara instan, indonesia lahir karena telah menjalani proses perdebatan panjang yang akhirnya berujung kepada kesapakatan untuk hidup bersama ditengah perbedaan yang ada yang disemenagai oleh tekad saling berlomba-lomba dalam kebaikan guna membangun indonesia yang lebih baik

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A’yun, Qurrata. “KALIMATUN SAWȂ` in the Perspective of Indonesian’s Interpretation.” Afkaruna 15, no. 1 (2019). doi:10.18196/AIIJIS.2019.0095.55-81.

Beni Ahmad Saebani, Zulkarnaen. Hukum Konstitusi. Bandung: Pustaka Setia, 2012.

dkk, Budi Pramono. Implementasi Nilai-Nilai Sesanti Bhinneka Tunggal Ika Guna Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat, Berbangsa, Dan Bernegara Menuju Indonesia Emas 2045. Bandung: INDONESIA EMAS GROUP, n.d.

dkk, Dhalan Thaib. Teori dan Hukum Konstitusi. Jakarta: Rajawali Pers, 2011.

“Eva Eviany, Modul Teknik Membangun Konsensus, 2019, Fakultas Politik Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.Pdf,” n.d.

Fristy, Agni, Fina Lutfiah Munawiroh, and Tin Rustini. “Analisis Nilai-Nilai Bhineka Tunggal IKA untuk Sekolah Menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar,” n.d.

Hamka. Dari Hati Ke Hati Tentang Agama, Sosial-Budaya, dan Poltik. Jakarta: PUSTAKA PANJIMAS, 2002.

“HASIL-IJTIMA-ULAMA-KOMISI-FATWA-MUI-2018-Oke.Pdf,” n.d.

Kaelan. Filsafat Hukum Pancasila dan Semiotika Hukum Pancasila. Yogyakarta: PARADIGMA, 2020.

Kencana Syafiie, Inu. Ilmu Politik. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

“KEPUTUSAN IJTIMA’ ULAMA KOMISI FATWA SE- INDONESIA III Tentang Masa`il Asasiyah Wathaniyah (Masalah Strategis Kebangsaan), Tahun 2019.Pdf,” n.d.

Ketua, Wakil. “MAJELLS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA, KETUA, Ttd. H. HARMOKO,” n.d.

Mahmuzar, -. “MODEL NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DI ERA REFORMASI.” Jurnal Hukum & Pembangunan 50, no. 2 (September 28, 2020): 302. doi:10.21143/jhp.vol50.no2.2590.

Mardjoned, Ramlan. Mosi Integral Natsir Mengokohkan NKRI. Jakarta: Dewan Dakawah Islamiyah Indonesia, 2020.

MD, Mahfud. Konstitusi dan Hukum Dalam Kontroversi Isu. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

———. Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

MPR RI, Pusat Pengkajian. Bhinneka Tunggal Ika dan Integrasi Nasional. Jakarta: Pusat Pengkajian MPR RI, 2014.

Muslimin, Husein. “TANTANGAN TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA PASCA REFORMASI.” Jurnal Cakrawala Hukum 7, no. 1 (June 1, 2016): 30–38. doi:10.26905/idjch.v7i1.1791.

“Negara Pancasila Sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Disampaikan Dalam Muktamar Muhammadiyah Ke 47 Makasar Tahun 2015,” n.d.

Nurhikmah, Amalia Rizki, Nicki Nugrahaningtyas, and Ario Pamungkas S Kom. “DINAMIKA PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA,” 2021.

“Paristiyanti Nurwardani Dkk, Pendidikanpancasila Untuk Perguruan Tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran Dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Repu,” n.d.

Samidjo. Ilmu Negara. Bandung: ARMICO, 2002.

“Sharon Pauli Sanada, Skripsi Kesepakatan Dalam Konteks Pancasila, FH Universitas Kristen Indonesia, 2019.Pdf,” n.d.

Soemantri Martosoewignjo, Sri. Konstitusi Indonesia: Prosedur Dan Sistem Perubahanya Sebelum Dan Sesudah UUD 1945 Perubahan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016.

Syadzali, Ahmad. Relasi islam dan negara: Teokrasi - Sekuler - Tamyiz. Yogyakarta: Pusat Studi Hukum Islam (PSHI)Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 2018.

Syamsuddin, Aziz. Proses dan Teknik Penyusunan Undang-undang. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Syihab, Rizieq. Wawasan Kebangsaan Menuju NKRI Bersyariah. Jakarta: Islam Press, 2013.

Tim Kerja Sosialisasi MPR RI 2009-2014, Pimpinan MPR dan. Materi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Jakarta: Sekretariat Jendral MPR RI, 2015.

“Widayati, Otonomi Khusus Dalam NKRI Dengan Sistem Desentralisasi, Jurnal Hukum, Vol. XXII, No. 1, April 2010,” n.d.

Yusron. Darul Ahdi Wa Syahadah: Tafsir Pancasila Menurut Muhammadiyah. Yogyakarta: DEEPUBLISH, 2020.




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i2.8335

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

INDEXED BY :

   
   


Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. 
Email : lppmumsb@gmail.com



Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.