Metodologi Terintegrasi: Pendidikan Islam Dan Psikologi Sosial

Zidni Ilman Nafian, Yanfaunnas Yanfaunnas, Julhadi Julhadi, Sri Wahyuni

Sari


Konvergensi metodologi penelitian Pendidikan Islam dan Psikologi Sosial diselidiki dalam studi ini. Ini adalah respons terhadap kompleksitas dinamika sosial dan spiritualitas di era digital. Nilai-nilai teologis Islam dan tuntutan empiris psikologi sosial dalam memahami fenomena pendidikan kontemporer memunculkan kesenjangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penelitian Pendidikan Islam. Konsep Psikologi Sosial yang relevan akan diuraikan. Strategi integrasi metodologis akan dirumuskan.Pendekatan kualitatif studi pustaka digunakan. Analisis konseptual dan sintesis memperkaya metode ini. Pendidikan Islam memiliki landasan epistemologis. Landasan ini mengintegrasikan nilai normatif dengan data empiris. Psikologi Sosial menyediakan instrumen analisis perilaku yang presisi. Model integrasi yang paling efektif adalah metode penelitian campuran (mixed methods). Metode ini memungkinkan dialektika. Dialektika ini terjadi antara data kualitatif berbasis teks suci dan nilai Islam. Ini juga terjadi dengan data kuantitatif berbasis perilaku sosial.Integrasi ini mampu menghasilkan riset. Riset tersebut bersifat holistik, saintifik, dan aplikatif. Integrasi ini meningkatkan kedalaman analisis dan orisinalitas temuan ilmiah di tingkat pascasarjana. Pendekatan terintegrasi ini krusial. Ini untuk menjawab tantangan pendidikan Islam abad ke-21.

Kata Kunci:  Pendidikan Islam, Psikologi Sosial, Metode Penelitian, Integrasi Metodologis


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and Secularism. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC). https://archive.org/details/IslamAndSecularism/

Anwar, M. S. (2023). Pengembangan Instrumen Evaluasi Karakter Berbasis Nilai Islam dengan Standar Psikometri Modern. Jurnal Penelitian Psikologi, 12(2). https://doi.org/10.18860/pjp.v12i2.21054

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Prentice-Hall. Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. W.H.

Freeman and Company. Fauzan, A. (2023). Model Integrasi Interdisipliner dalam Metodologi Penelitian Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45-68. https://doi.org/10.14421/jpi.2023.121.45-68

Fiske, S. T., & Taylor, S. E. (1991). Social Cognition. McGraw-Hill. Hanafi, M., et al. (2021). Dialektika Wahyu dan Empiris: Karakteristik Metodologi Penelitian di Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 1-22. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.101.1-22

Hidayat & Sugiarto. (2020). [Perlu verifikasi lebih lanjut judul artikel dan halaman]. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 203-228. https://doi.org/10.14421/jpi.2020.92.203-228

Hidayatullah, S. (2024). Dampak Pendekatan Psikologi Sosial terhadap Validitas Riset Pascasarjana Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Psikologi, 13(1). https://doi.org/10.18860/pjp.v13i1.24102

Kelley, H. H. (1967). Attribution Theory in Social Psychology. Nebraska Symposium on Motivation, 15, 192-238.

Kurniawan, D. (2021). Paradigma Normatif-Empiris dalam Penelitian Pendidikan Islam Kontemporer. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 6(1). https://doi.org/10.24042/tadris.v6i1.8542

Mohamad, M. N., et al. (2020). Sinkronisasi Data Empiris dan Teks Otoritatif dalam Riset Pendidikan Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(3). https://doi.org/10.21831/jip.v11i3.34567

Mulyadi. (2022). Konsep Dasar Metode Penelitian Pendidikan Islam dan Psikologi Sosial. Al-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1). https://doi.org/10.33477/alt.v14i1.2954

Prasetiya, S. (2021). [Perlu verifikasi lebih lanjut judul artikel dan halaman]. At-Tadrib: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1). https://doi.org/10.21111/at-tadib.v16i1.5034

Ridzuan, A. A., & Hassan, N. H. (2014). Paradigma Tauhid dalam Metodologi Penyelidikan. Journal of Islamic Studies and Culture, 2(2). Ritzer, G. (2015). Sociological Theory. McGraw-Hill.

Rofiki, M., & Arifin, Z. (2021). Iklim Sosial Kelas dan Dukungan Sebaya dalam Pembelajaran Akhlak di Madrasah. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 16(1). https://doi.org/10.21043/edukasia.v16i1.10123

Sahrulyadi, & Ruslan. (2022). Pengukuran Konformitas dan Persepsi Sosial dalam Lingkungan Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1). https://doi.org/10.26858/pjp.v11i1.23456

Salleh, M. S., & Al-Amin, M. B. (2019). Tantangan Metodologi Penelitian Islam: Pengembangan Instrumen Spiritual. International Journal of Islamic Thought, 15(1).

Setyadi, A., et al. (2021). Pengaruh Persepsi Dukungan Sosial Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jpp/article/view/39102

Suryanto. (2022). Teori Atribusi dan Dinamika Interaksi Kelompok dalam Psikologi Sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 4(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jps/article/view/45678

Zafi, A. (2020). Paradigma Integratif-Interkonektif dalam Penelitian Perilaku Keberagamaan. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2). https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpis/article/view/8210




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i2.7631

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

INDEXED BY :

   
   


Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. 
Email : lppmumsb@gmail.com



Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.